var id = "3c2bf50cf7e253613457a1055413fd5feb75d7f7"; class="post-template-default single single-post postid-64 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Bayi Mengalami Sembelit? Kenali Gejala dan Cegah dengan MPASI Ini!

Bayi yang sudah menginjak usia 6 bulan atau lebih perlu diberikan makanan pendamping ASI atau biasa disebut MPASI. Namun, orang tua tidak boleh memberikan sembarang makanan. Pemberian MPASI yang tidak tepat bisa menyebabkan bayi kesulitan buang air besar alias sembelit.

Sembelit bisa membuat bayi rewel karena tidak nyaman. Bahkan memungkin membuat bayi kehilangan selera makan karena merasa perutnya masih “penuh”. Anda bisa mencoba mengatasinya sendiri atau membawanya ke dokter anak. Dikutip dari Klikdokter, inilah beberapa makanan yang bisa mengatasi sembelit pada bayi atau mencegah bayi mengalami sembelit.

dokter anak

Makanan yang Baik untuk Dijadikan MPASI

Beberapa makanan ini selain bermanfaat untuk mengatasi sembeli pada bayi juga bisa dijadikan MPASI untuk ke depannya.

  1. Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran bisa membantu mengatasi sembelit karena kandungan kombinasi serat dan cairan yang ada di dalamnya. Serat dan cairan yang baik tersebut berfungsi untuk melancarkan sistem percernaan. Contoh buah dan sayuran yang bisa diberikan kepada bayi seperti apel tanpa kulit, pir, persik, plum, brokoli, dan buah-buahan lainnya.

  1. Makanan Bertekstur Lunak

Untuk bayi yang masih berusia 6-7 bulan dan belum beralih ke makanan padat, maka cobalah untuk memberikan makanan dengan tekstur lunak seperti pure atau bubur sebagai makanan pendamping ASI. Memberikan makanan yang lunak di usia tersebut membantu percernaan anak untuk beradaptasi sebelum beralih ke makanan padat.

  1. Minum yang Cukup

Salah satu hal yang bisa menyebabkan bayi sulit buang air besar yaitu tubuh kekurangan cairan. Oleh karena itu, cara mengatasi masalah ini yaitu dengan memenuhi kebutuhan cairan si kecil setiap hari. Misalnya dengan pemberian ASI yang lebih sering dari saat anak mulai mengalami sembelit.

Penyebab Sembelit pada Bayi

Beberapa penyebab bayi mengalami kesulitan buang air besar yaitu masih beradaptasi, serat pada makanan, dan kurang minum. Bayi sembelit karena percernaannya yang sedang beradaptasi dengan makanan baru, dari yang sebelumnya hanya ASI, kini mulai mengenal makanan padat. Tidak hanya kekurangan serat, tetapi bisa juga percernaan bayi yang baru mengenal serat.

Gejala Bayi yang Mengalami Susah BAB

  1. Bentuk tinja yang keras, permukaan terlihat tidak halus atau seperti retak-retak
  2. Adanya perubahan pola jam BAB, misalnya lebih jarang atau lama jaraknya antara setiap BAB cukup jauh.
  3. kotoran bayi berbentuk butiran-butiran kecil atau seperti kotoran kelinci.
  4. Anak mengalami penurunan nafsu makan atau sakit perut dan membaik setelah BAB
  5. Mengejan terlalu kuat atau merasa kesakitan saat buang air besar, bisa terlihat dari raut muka sang anak atau bahkan disertai tangisan.
  6. Anak mengalami pendarahan selama BAB atau setelah BAB karena tinja yang terlalu besar dan/atau keras.

Ciri-ciri Bayi Sudah Siap Mengonsumsi MPASI

Memberikan MPASI pada baik sebaiknya ketika sudah memasuki usia 6 bulan. Hindari pemberian MPASI pada bayi sebelum usianya 6 bulan. Anda bisa memberikan MPASI kepada bayi ketika bayi menunjukkan tanda-tanda sudah siap mengonsumsi MPASI.

  1. Tertarik pada makanan yang sedang dimakan oleh orang tuanya
  2. Mampu menelan makanan
  3. Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dengan baik
  4. Mulai bisa meraih makanan dan memasukkan sendiri makanan ke mulut. Hal ini terjadi karena sudah ada koordinasi antara mata, tangan, dan mulut.

Bayi harus segera dibawa ke dokter jika bayi sampai tidak mau makan atau sembelitnya tidak bisa ditangani oleh orang tua di rumah atau berlanjut terus menerus. Untuk Anda yang ingin berusaha mencegah anak sembelit atau menanganinya sendiri, Anda bisa berkonsultasi ke dokter anak di aplikasi Klikdokter. Di sana juga terdapat berbagai dokter spesialis, termasuk spesialis anak.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>